S e n d r a t a r i

Ya, aku memilih untuk ada di sini, tanpa silau oleh cahaya matahari dan menatapmu,
dalam sudut pandang yang paling jelas yang bisa kunikmati
Namun aku bukan penonton
Aku lebih memilih untuk menjadi sang penari. Yang belajar dari ajaran sang waktu,
Guruku adalah kelap-kelip ribuan kunang ketika jatuh gerimis senja hari
atau lintasan buih yang hilang-tampak di antara bebatuan
dan curah hujan yang menerpa permukaan telaga yang tenang.telaga bening

Alam menjadi guruku
Yang membentuk Rasa dalam kesadaran yang sempurna.

Hampir setahun berlalu, ketika embun pertama jatuh sesaat malam melampaui batas dini hari
.
Mari melihat dengan mata hati yang lebih dewasa.
Dan lanjutkan kembali mendamba arti, makna, saling bergenggaman,
Berkreasi-arif dalam sendratari agung yang disebut ….’Kehidupan’….

Karena waktu adalah sang pewarta hikmah yang indah, yang mengembalikan kekuatan jiwa,
Sebab kita dapat sedih dan marah, kemudian membongkar segala sesuatu yang kita anggap gagal…

Namun sekaligus kita pun juga memiliki keberanian  buat membangun lagi, menata ke depan  dengan  penuh harapan…….

*************
image : telaga biru – gn Gede
Go : //Selamat tahun baru 1 Muharam 1436H.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s